Ada seorang teman baik saya berkata "HERAN BANGET MENGAPA HARUS ASURANSI??" Apa kelebihan asuransi ini bila dibanding BPJS, Bank, atau Koperasi?? Kalau sakit ada BPJS kan aman tuh kesehatan ditanggung, selebihnya uang kita tetap bisa disimpan di BANK udah itu enak lagi uangnya bisa diambil kapan saja dia mau tidak seperti di Asuransi harus menunggu 5 tahun dulu baru nilai tunai kita mulai terbentuk.
Sebenarnya tanpa disadari teman saya ini peduli dengan kesehatannya dan memiliki perencanaan keuangan yang cukup baik kedepannya, ini dapat saya buktikan dari pemikiran beliau dengan mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS dan demi perencanaan masa depan dia memiliki tabungan di Bank dan koperasi simpan pinjam.
Jika dilihat sekedar seperti sudah selesai permasalahan kesehatan dan perencanaan keuangan beliau. Jika sakit tinggal pakai BPJS dan jika menabung bisa di Bank dan koperasi simpan pinjam. Tetapi beliau sebenarnya kurang mengerti manfaat dari asuransi yang sebenarnya. Baiklah pada artikel ini saya akan memberikan kelebihan dan kekurangan dari dua "SUPER HERO" ini.
KELEBIHAN BPJS

1. Iuran Murah
Seperti yang banyak Anda ketahui iuran
BPJS sangatlah murah dan menguntungkan dari sisi finansial Anda,
dibandingkan dengan biaya asuransi kesehatan swasta yang kelipatannya
bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan dengan iuran BPJS termahal
pun. Iurab BPJS yang saat ini berlaku adalah:
Kelas I : Rp. 59.500
Kelas II: Rp. 42.500
Kelas III: Rp. 25.500
2. Besaran Iuran Tidak Dipengaruhi Jenis Kelamin
BPJS tidak membedakan besaran iuran berdasarkan umur, jenis kelamin dan
status merokok. Sementara itu, untuk suransi kesehatan swasta terdapat
perbedaan iuran premi terhadap umur, dimana semakin tua iurannya semakin
besar dan beberapa asuransi swasta memberlakukan perbedaan pembayaran
iuran untuk jenis kelamin laki-laki dan perempuan.
3. Tanpa Medical Chek UP
Bila Anda mendaftar BPJS, di umur berapa pun
Anda boleh mendaftar dan tanpa adanya medical check up bahkan bayi yang masih dalam kandungan saja bisa di daftarkan.
4. Pre-Exiting Condition Tidak Berlaku
BPJS yang tidak mengenal kondisi tersebut. Semua penyakit ditanggung
bahkan termasuk penyakit yang sudah ada pada peserta sebelum bergabung
dan BPJS tidak adanya syarat medical check up dalam pendaftaran BPJS.
5. Manfaat Kesehatan Yang Dijamin
BPJS juga memiliki layanan fasilitas dengan asuransi kesehatan swasta, meliputi:
1. Rawat Inap
2. Rawat Jalan
3. Kehamilan dan Melahirkan
4. Optik atau Kaca Mata
6. Tidak Ada Masa Tunggu Penyakit
Di BPJS Kesehatan, hanya dikenal waktu masa tunggu kartu aktif yaitu 14
hari setelah pendaftaran. Semenjak kartu aktif, peserta bisa menggunakan
dan mulai merasakan manfaat BPJS.
KEKURANGAN BPJS
1. Metode Berjenjang Dan Ribet
Kekurangan pertama dari BPJS
Kesehatan adalah adanya metode berjenjang saat melakukan klaim. Di BPJS,
di luar keadaan darurat, peserta memang diharuskan memeriksakan
penyakitnya ke faskes 1 terlebih dahulu. Faskes 1 ini sendiri berupa
puskesmas atau klinik. Setelah dari di faskes 1 dan pasien memang dirasa
harus ke rumah sakit, maka pasien atau peserta BPJS baru bisa ke rumah
sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Namun di asuransi lain, Anda bisa
langsung memeriksakan sakit ke rumah sakit yang sudah bekerja sama.
2. Hanya Berlaku Di Indonesia
Layanan kesehatan BPJS memang hanya bisa melindungi diri di wilayah Indonesia saja.
3. Tidak Ada Santunan Manfaat Kematian
Layanan BPJS tidak memiliki manfaat klaim kematian.
4. Premi atau Iuran Sistem Hangus
Layanan BPJS menerapkan iuran sistem hangus, jadi selama apapun anda membayarkan iuran anda tidak ada nilai tunai yang terbentuk.
5. Premi atau Iuran Seumur Hidup
Layanan BPJS mengharuskan nasabahnya membayar iuran seumur hidup, jika telat 1 bulan saja maka kartu tidak dapat digunakan.
6. Jarang Mendapatkan Pelayanan Kelas Satu
Tidak dapat dipungkiri rumah sakit juga memiliki "bisnis" maka ada kalanya kamar kelas 1 sampai 3 yang diperuntungkan untuk pasien BPJS penuh. Itu sebabnya kita sering mendengar pasien BPJS tidak mendapatkan kamar dengan alasan kamar penuh dan tidak banyak juga pasien BPJS dipulangkan apabila sudah lewat dari beberapa Rumah sakit tertentu .
7. Sistem Antri
Untuk Anda yang akan mendaftar
atau akan melakukan pengubahan data di kantor BPJS, maka Anda harus
bersiap dengan antrian yang panjang. Tidak hanya dalam hal mendaftar dan
melakukan perubahan data, ketika peserta juga akan berobat ke rumah
sakit, maka antrian panjang juga harus dihadapi peserta.
8. Pelayanan Kurang Maksimal
Tidak jarang pasien BPJS mendapatkan pelayanan kurang maksimal dari Rumah sakit, mereka sering dinomorduakan dengan pasien yang membayar dengan Asuransi dan uang pribadi.
9. Tidak Berlaku Sistem Double Klaim
BPJS tidak bisa dilakukan double claim. Jadi misalnya
Anda sakit dan dibayar oleh asuransi kantor, Anda tidak bisa klaim lagi
ke BPJS. Perlu diketahui BPJS hanya menerima klaim dari fasilitas
kesehatan langsung dan tidak menerima klaim perorangan.
KELEBIHAN ASURANSI PRUDENTIAL
1. Produk Yang Ditawarkan Lebih Banyak
Banyak masyrakat awam kurang memahami produk asuransi, mereka hanya berfikir bahwa produk asuransi hanya ada pada kesehatan saja. Padahal sebenarnya produk asuransi dapat mencakup biaya pendidikan, jaminan hari tua, manfaat kesehatan, kecelakaan, kondisi kritis, dll.
2. Berlaku Di Indonesia dan Luar Negeri
Jika anda menggunakan produk asuransi kesehatan maka produk tersebut berlaku juga di luar negeri, jadi anda dapat berobat sesuai dengan Rumah sakit terbaik yang anda kehendaki. Khusus di Indonesia sudah banyak rumah sakit terbaik menjadi rekanan Prudential anda dapat berobat sesuai dengan produk yang anda miliki, khusus bagi rumah sakit yang bukan rekanan juga tidak masalah Prudential tetap akan membayarnya bedanya hanya sistem nya saja anda mendahulukan dengan uang pribadi lalu kemudian dapat meng klaim ke Prudential.
3. Pilihan Kamar Dapat Anda Sesuaikan
Sama halnya denga BPJS yang dapat memilih kelas kamar, nasabah prudential juga dapat memilih kamar VVIP sekalipun sesuai dengan manfaat kartu kesehatan yang dimilikinya.
4. Tidak Perlu Ngantri
Nasabah asuransi tidak perlu repot mengantri jika ingin dirawat di rumah sakit, anda hanya perlu menunjukkan kartu yang anda miliki pada petugas pelayanan khusu asuransi atau rumah sakit lalu mereka akan meprosesnya sesuai dengan prosedur
5. Memiliki Manfaat Nilai Tunai
Jika nasabah asuransi telah berinvestasi selama kurang lebih dari 10 tahun maka akan memiliki nilai tunai sesuai dengan proposal asuransi yang dimilikinya. Nasabah juga dapat mengambil nilai tunai tersebut sesuai dengan yang dikehendakinya tanpa mengurangi manfaat kesehatan yang diambilnya
6. Manfaat Kematian
Apabila
nasabah dari Prudential meninggal maka ahli waris akan menerima manfaat
dasar atau tambahan sesuai dengan produk yang dimilikinya. Jumlahnya dapat mencapai Miliaran*
7. Premi atau Iuran Hanya Dibayar Sesuai dengan Proposal Asuransi
Nasabah dari asuransi hanya membayar premi selama 10 atau 15 tahun sesuai dengan proposal asuransi yang dimilikinya. Setelah melewati masa tersebut nasabah dapat tidak membayar lagi premi nya namun untuk manfaat kesehatan dapat ditanggung hingga dia berumur 75 tahun* sesuai dengan proposal yang dimilikinya. Selain itu manfaat dasar tidak akan hilang.
8. Pelayanan Rumah Sakit Lebih Maksimal
Tidak ada nasabah dari Asuransi dinomorduakan, anda berhak menikmati pelayanan terbaik dari Rumah sakit terbaik ditempat anda dirawat.
9. Nasabah Tidak Perlu Repot Mengurus Surat Klaim
Asuransi Prudential memiliki konsultan pemasaran yang profesional karena sudah berlisensi AAJI dimana apabila nasabah ingin melakukan klaim maka ada agen yang membantunya dan nasabah tidak perlu repot
10. Double Klaim
Yang dimaksu dengan double klaim manfaat adalah jika anda memiliki asuransi dari perusahaan, manfaat asuransi dari prudential juga dapat anda klaim sesuai dengan produk dan proposal yang anda miliki.
11. Memiliki Berbagai Fitur Tambahan
Jika berinfestasi di Asuransi, anda memiliki beberapa fitur manfaat tambahan sesuai dengan yang anda kehendaki, seperti manfaat pertanggungan kematian, manfaat, kecelakaan, kondisi kritis, tabungan hari tua, dll.
KELEMAHAN ASURANSI
1. Premi Lebih Mahal Bila Dibandingkan BPJS
Premi pada asuransi Prudential minimal Rp. 500.000 (limaratus ribu rupiah)
2. Berlaku Sistem Pre-Exiting Condition
Pre-Exiting Condition adalah kondisi yang sudah ada sebelumnya ketika anda masuk asuransi. Misalnya sebelum anda masuk asuransi sudah terkena diabetes, maka apabila tidak dilaporkan suatu saat anda ingin mengajukan klaim pihak asuransi dapat membatalkan klaim tersebut.
3. Berlaku Sistem Chek-Up
Jika umur anda semakin tua dan manfaat yang anda ambil besar maka perusahaan mengharuskan anda untuk melakukan chek-up terlebih dahulu, tetapi tidak perlu khawatir mengenai biaya chek up pihak asuransi yang akan menanggungnya.
4. Ada Perbedaan Harga Premi bagi Pria dan Wanita
Biasanya pada asuransi premi pria lebih mahal dari wanita, namun jumlahnya tidak jauh signifikan.
5. Tabungan Kecil di 5 Tahun Awal
Yang paling menonjol dari tabungan asuransi adalah tabungan anda di 5 tahun awal sangat kecil dapat mencapai dari 1/2 uang tabungan yang anda miliki. Tetapi jika sudah menabung 10 tahun dapat dipastikan nilai tunai anda lebih tinggi dari tabungan di bank.
6. Memiliki Sistem Tunggu
Setelah polis asuransi terbit ada 18 penyakit kritis yang menjadi kewajiban "MASA TUNGGU" selama 12 bulan. Jika kurang dari 12 terkena penyakit kritis maka pihak asuransi tidak mengklaim penyakit tersebut. Tetapi setelah 12 bulan lewat terkena penyakit kritis maka akan di menjadi tanggung jawab oleh pihak asuransi. Maka dari itu lebih cepat lebih baik masuk asuransi, karena kita tidak tahu resiko yang akan terjadi bro.
 |
| Sepintas BPJS VS ASURANSI PRUDENTIAL |
SETELAH MEMBANDINGKAN KELEBIHAN MANFAAT DIATAS DAPAT ANDA SIMPULKAN SENDIRI MANAY YANG LEBIH BERMANFAAT.
BUTUH INFORMASI? HUBUNGI KONSULTAN PEMASARAN KAMI
A/N GABRIEL P CP 085262342852
ORANG CERDAS PASTI PUNYA POLIS ASURANSI
SETUJU??
0 komentar
Posting Komentar