Selasa, 20 September 2016

5 ALASAN INI MENGAKIBATKAN ORANG OGAH MASUK ASURANSI

"Seribu kebaikan akan luntur oleh satu kesalahan saja" pepatah ini seringkalai kita dengar ketika semua kebaikan yang kita lakukan akan luntur oleh salah satu kesalahan saja. Di dunia asuransi ini berlaku juga bila seseorang yang berbuat baik tetapi bisa dirusak oleh orang lain yang tidak "bertanggung jawab". Kedengar tidak adil memang tetapi itulah fakta sebenarnya. Ibarat suatu kebaikan sangat sulit menyebar luas dengan cepat tetapi sebuah keburukan akan terasa sangat cepat diketahui oleh semua orang.



Pada artikel ini saya mencoba menulis "alasan mengapa orang ogah untuk masuk asuransi" sesuai dengan fakta dan kejadian yang saya jumpai di lapangan.

1. Tidak Tahu Fungsi Asuransi Sebenarnya

Tidak semua orang faham mengenai fungsi asuransi yang sebenarnya. Masih banyak yang belum mengerti perbedaan menabung di BANK dan berinvestasi di Asuransi. Disini jelas saya garis bawahi antara menabung dan berinvestasi. Yang dimaksud dengan menabung ialah nilai tunai uang anda tetap dan dijamin kelebihan lainnya anda bisa mengambil duit kapan saja dan dimana saja asalkan ada mesin ATM, sedangkan berinvestasi nilai tunai anda tergantung dengan keadaan bidang investasi yang diambil, nilai tunai bisa lebih kecil (umumnya dibawah lima tahun) tetapi bisa jauh lebih tinggi (bila berinvestasi sepuluh tahun) kekurangan yang paling mencolok uang tidak dapat diambil semaunya, jika ingin memiliki nilai tunai yang maksimal minimal menabung berinvestasi diatas lima tahun.

Itu sebabnya sering saya tekankan kepada konsumen "sisihkan" penghasilan mu sedikit buat berinvestasi di asuransi dan "sisahnya" dapat anda gunakan buat kebutuhan hidup atau menabung di bank" Simple bukan?


2. Tidak Percaya Dengan Asuransi Karena Klaim Susah dicairkan Apalagi Dibayar
Sering sekali kita dengar pernyataan demikian, bahkan menjadi salah satu momok yang paling menakutkan ialah kekhawatiran apabila klaim tidak dibayarkan. Khusus di PRUDENTIAL tempat saya bekerja (tidak tahu ditempat lain karena bukan domain saya mengomentarinya) syarat pengajuan klaim tidaklah sulit asalkan sebelumnya tidak ada persyaratan yang dilanggar sebelum membeli polis, dapat saya pastikan klaim akan keluar.

Baca juga ini alasan mengapa klaim tidak di bayar : Klaim Tidak Dibayar? Ini Penyebabnya bro!

3. Saya Masih Muda dan Sehat Belum Butuh Asuransi.
Sebenarnya sejak umur berapa seseorang baru dikatakan tepat memiliki asuransi?? Ya jawabannya sedini mungkin! Ingat sahabat kita tidak pernah tahu resiko terjadi didalam kehidupan ini. Pastilah kita pernah mendengar sebuah kalimat yang mengatakan "kehidupan ini hanya sejengkal dari kematian, bahkan satu detik pun kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada kehidupan kita" JIka sudah ada satu perusahaan yang bernama asuransi berani mengcover resiko kehidupan ini mengapa anda ragu? sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan. bukankah begitu saudara?? Jadi semakin dini anda mendapatkan proteksi maka semakin besar manfaat yang akan diperoleh.


4. Saya Lebih Senang Jika Menaruh Duit di Bank, Atau Membeli Emas dan Tanah.

Saya juga demikian, sependapat dengan anda! Karena saya juga menyimpan uang di Bank dan sebagian membeli tanah dan rumah sebagai investasi dimasa depan. Jika anda dapat menyimpan uang di bank atau menggunakannya untuk berinvestasi dengan barang yang lain itu sangatlah bagus berarrti anda mempunyai uang lebih untuk dimanfaatkan.

Pertanyaan saya adalah ketika anda mengalami hal yang tidak diinginkan seperti kondisi kritis atau kecelakaan, apakah bank akan membayarkan perobatan anda?? Satu lagi yang perlu di Ingat sahabat, semakin tua umur kita maka semakin rentan pula resiko kita terkena penyakit hal ini disebabkan oleh daya tahan tubuh yang semakin menurun. Jika hal demikian terjadi pada kita bukan tidak mungkin harta yang kita kumpulkan habis buat perobatan dan biaya rumah sakit.

Hal yang seperti ini tidak bakalan terjadi apabila anda menyisihkan sedikit saja dari penghasilan yang diperoleh untuk berinvestasi di asuransi, karena dapat dijamin aset yang anda miliki tidak akan habis terjual. Setidaknya anda bisa tetap mewariskannya buat anak yang disayangi.

5. Asuransi Bertentangan Dengan Keyakinan Saya. Semua Sudah Diatur Oleh TUHAN.

Tidak sedikit juga ketika menawarkan jasa asuransi kepada konsumen mereka mengatakan hal demikian. Berpasrah dan berdoa kepada Tuhan semoga semuanya baik-baik saja. Jujur saya sebenarnya sangat sependapat dengan apa yang dikatakan beliau dengan demikian kita akan semakin bertawakal dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.

Namun jika ditelisir lebih dalam lagi makna nya apakah berdoa saja sudah cukup? Bukankah kita sering mendengar khotbah yang mengatakan bekerja dan berdoa? Atau jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan kepada seseorang, apakah karena dia tidak berdoa? Ingatlah sahabat bahwasanya kita juga dituntut untuk berhati-hati dan berjaga-jaga, ibarat pencuri yang datang dimalam hari tidak tahu kapan datangnya.

Saya ambil satu contoh kasus. Jika anda berpergian kesuatu tempat dengan menggunakan sepeda motor (misalnya ketika ingin kepasar untuk berbelanja) pada saat akan memarkirkan kendraan apakah sepeda motor milik anda akan dikunci? Atau jika malam hari tiba pada saat ingin beristirahat apakah pintu rumah anda dikunci? Pertanyaan saya mengapa dikunci? Apa anda tidak percaya dengan TUHAN?? Sederhana sekali bukan? kita tetap percaya kepada Tuhan tetapi juga dituntut harus berjaga-jaga. "Asuransi itu seperti kunci" yang berguna untuk berjaga-jaga untuk mencegah sesuatu hal buruk terjadi kepada kita.


Bagaimana? Apakah Anda Masih Menutup Mata dan Mengatakan Tidak Pada Asuransi?

Butuh Informasi? Hubungi Konslutan Pemasaran Kami 
a/n Gabriel P // CP 085262342852

"orang cerdas pasti punya polis asuransi"

setuju??

0 komentar