"Kepercayaan saya sudah luntur dengan asuransi, ya saya tidak percaya lagi dengan yang namanya asuransi apapun itu bentuknya" sepenggal kalimat yang dikatakan seorang bapak ketika saya menawarkan jasa asuransi kepadanya, kalimat itu begitu jelas dan sampai saat ini masih terniang jelas di ingatan saya.
Pengalaman ini menjadi pengalaman yang menarik buat saya ketika menjalankan misi kemanusiaan di lapangan, bukan hal yang baru memang tapi menarik untuk di angkat. Penasaran dengan kalimat beliau saya mencoba untuk menenagkannya sesaat dan bertanya
S: "maaf pak boleh saya lihat polisnya?" (kebetulan produk yang diambil dimana tempat saya menjalankan misi ini), tidak berapa lama si bapak tersebut menunjukkan polis yang dia beli, lalu saya tanya lagi
S: apa keluhannya pak?, Mengapa sampai klaimnya tidak dibayar? dengan nada sedikit meninggi si bapak bercerita
B: saya pernah membeli produk asuransi kesehatan buat istri saya tetapi ketika istri saya masuk rumah sakit dan harus menjalani operasi pengangkatan rahim yang disebabkan oleh tumor tidak satu rupiah pun pihak perusahaan membayarnya, saya sangat kesal dan marah" seperti ditipu oleh perusahaan. Begitulah pungkas si bapak. Lalu saya tanya lagi
S: Maaf pak kalau boleh tahu bulan berapa beliau di rawat di Rumah sakit?
B: Sekitar bulan 7 tahun lalu!
Setelah saya membaca polisnya dan menganalisi apa penyebab masalah tersebut saya menemukan ternyata letak permasalahan tersebut ialah ketidak pahaman si bapak terhadap produk yang dia ambil. Usut punya usut ternyata polis yang dibeli masih berumur 6 bulan. Lalu saya mencoba menjelaskan kepada si bapak
S: Maaf ya pak, kesalahan bukan terletak pada perusahaannya saya juga tidak menyalahkan tenaga pemasarannya, mungkin saja lupa atau khilaf menjelaskannya.
Begini pak produk yang bapak ambil adalah Pruhospital & surgical cover benar produk ini adalah pelayanan kesehatan berupa kartu tapi polis bapak masih berumur 6 bulan, sedangkan untuk masalah penyakit kritis ada 18 macam penyakit kritis yang memiliki masa tunggu selama 12 bulan. Jadi polis bapak masih berada dalam masa tunggu dan belum bisa meng klaim manfaat tersebut. Berbeda dengan kecelakaan yang menyebabkan dirawat di Rumah Sakit pak, tidak memiliki masa tunggu.
B: Saya tidak percaya!! Apa buktinya??
S: Saya mengambil sebuah kertas yang berisikan table 18 penyakit kritis dan penjelasan masa tunggu nya lalu saya tunjukan kepada si bapak tersebut.
B: Lho Mengapa hal demikian tidak diberitahu oleh tenaga pemasaran kepada saya?
S: Mungkin saja lupa pak atau khilaf. Lalu saya menjelaskan kepada si bapak ada beberapa macam penyebab klaim tidak dibayar:
- Salah pengertian akan produk yang diambil. Dalam kasus ini sama seperti yang bapak alami
- Klaim fiktif, dimana klaim yang dibuat-buat padahal sebenarnya tidak terjadi hal demikian.
- Terjadinya pre-exiting condition. yang dimaksud pre-exiting condition. adalah penyakit yang sudah ada tetapi tidak dilaporkan pada saat pengisian SPAJ. Dalam hal ini nasabah mencoba menipu perusahaan untuk mendapatkan klaim.
- Bunuh diri saat polis dibawah 2 tahun.
- Tindakan pembunuhan oleh ahli waris dengan tujuan mendapatkan manfaat dari polis tersebut
- Hukuman mati didalam maupun luar negri yang disebabkan oleh kriminalitas oleh nasabah
- Polis lapse atau surender yang artinya polis tidak aktif lagi. Dalam kejadian ini apabila polis lapse masih bisa dipulihkan agar aktif kembali dengan membayar tunggakannya, tetapi apabila surender tidak bisa dipulihkan lagi
- Dengan sengaja memotong jari tangan maupun kaki dengan tujuan mendapatkan klaim
- Produk yang diambil sudah lewat dan sudah kadaluarsa contohnya seperti Prulink therm. Apabila kita ambil sampai umur 65 tetapi nasabah meninggal di usia 67 maka produk tidak berlaku lagi, tetapi bedanya manfaat dasar dan nilai tunai tetap dibayarkan.
Mendengar penjelasan yangcukup panjang si bapak mulai mengerti akan manfaat polisnya dan penyebab mengapa polis tidak bisa di klaim. Karena polis bapak sudah mati atau surender saya menawarkan produk baru bagi bapak tersebut dan saya jelaskan secara detail mengenai produk yang saya tawarkan, walaupun sedikit lama prosesnya (butuh waktu 4 bulan meyakinkan si bapak) kali ini dia masuk sebagai tertanggung utama dan sekaligus pemegang polisnya.
INGAT ORANG CERDAS PASTI PUNYA POLIS ASURANSI!

0 komentar
Posting Komentar